GuidePedia

0
Diantara waktu lain yang pernah dicontohkan oleh Nabi Shalallahu 'alaihi wasallam dalam pengajaran adalah mengajar ketika menjelang separuh malam.

Imam al-Bukhari meriwayatkan dari Anas Radhiyallahu 'anhu, dia berkata :

"Kami pernah menunggu Nabi Shalallahu 'alaihi wasallam pada suatu malam hingga mendekati separuh malam, lalu beliau datang dan shalat bersama kami. Setelah itu, beliau berkhutbah di hadapan kami : ' Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang (selain kita) telah mengerjakan shalat kemudian mereka tidur. Adapun kalian (yang menunggu shalat) akan dianggap sedang mengerjakan shalat selama kalian mau menantikan datangnya pelaksanaan shalat." (Shahihul Bukhari, Kitab "Mawaqitush Shalah" no. 600, II/73)

Dalam hadits ini kita mendapati bahwasannya Nabi Shalallahu 'alaihi wasallam menyampaikan khutbahnya di hadapan para sahabat beliau ketika waktu mendekati separuh malam.

Imam al-Bukhari memasukkan hadits ini dan hadits sebelumnya dalam kitab "Waktu-waktu shalat" dan keduanya diletakkan pada bab "Obrolan malam seputar agama dan kebaikan setelah isya".

al-Alamah al-Aini menjelaskan faidah yang dapat diambil dari kedua hadits diatas : "Sesungguhnya obrolan yang dilarang setelah isya adalah obrolan tentang sesuatu yang tidak memberikan manfaat. Ibnu Sirrin dan al-Qosim, serta murid-muridnya selalu membincangkan masalah-masalah kebaikan setelah isya".


Diambil dari Buku "Bersama Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam Mendidik Generasi Idaman" Dr Fadhl Ilahi Pustaka Imam asy-Syafi'i.

Post a Comment

 
Top